Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ini Pengertian Logistik dan Masa Depan Logistik di Indonesia

Pengertian Logistik Adalah dan Masa Depan Logistik di Indonesia

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih serta meningkatnya kebutuhan masyarakat, bisnis logistik menjadi salah satu sektor usaha yang memiliki tingkat pertumbuhan yang sangat tinggi. Pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat juga turut mendorong peran perusahaan logistik di tanah air untuk terus berkembang.

Perkembangan ini juga membutuhkan berbagai upaya guna mencapai sistem logistik yang efektif dan efisien. Faktor yang memengaruhi pencapaian masa depan logistik Indonesia yang lebih baik adalah negeri ini memiliki puluhan ribu pulau, jumlah penduduk yang banyak, serta sumber daya alam yang melimpah.

Selain itu, komoditas Indonesia yang beragam juga mendukung industri logistik di tanah air sehingga memiliki lebih banyak peluang. Kondisi ini menunjukkan bahwa Indonesia merupakan pangsa pasar yang menjanjikan.

PENGERTIAN LOGISTIK DAN MANAJEMEN LOGISTIK

Banyak orang menyamakan antara pengertian logistik dengan gudang. Padahal logistik berbeda dengan gudang. Sebagai tempat penyimpanan barang, gudang adalah salah satu wujud aktivitas logistik. Logistik mempunyai makna dan proses yang lebih luas, melibatkan perolehan barang, penanganan, pengendalian, hingga pengiriman.

Pengertian Logistik menurut Para Ahli

Inilah pengertian logistik dari para ahli yang perlu diketahui:
  • Menurut Yolanda M. Siagian (2005), logistik berfungsi sebagai perencanaan, pelaksanaan, pengontrolan seluruh proses pengadaan barang secara efektif dan efisien. Sebagai bagian dari supply chain, pengelolaan dan penyimpanan barang ini diawali dari perencanaan (planning), pengadaan (procurement), pengelolaan (management), penyimpanan (storage), layanan (service), dan informasi (information), mulai dari awal hingga kebutuhan konsumen terpenuhi.
  • Menurut Sondang P Siagian (2003), logistik adalah keseluruhan bahan, barang, alat, dan sarana yang diperlukan dan dipergunakan oleh suatu organisasi dalam rangka pencapaian tujuan dan berbagai sasarannya.

Pengertian Manajemen Logistik

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan Manajemen Logistik? Manajemen logistik berperan besar untuk meningkatkan kinerja dalam manajemen rantai suplai di dunia logistik.

Pengertian Manajemen Logistik dari Lukas Dwiantara dan Rumsari Hadi (2004), adalah rangkaian aktivitas perencanaan (planning), pengorganisasian (organising), dan pengawasan (monitoring) terhadap aktivitas pengadaan pencatatan (inventory), pendistribusian (distribution), penyimpanan (storage), pemeliharaan (maintenance) serta penghapusan dalam logistik agar upaya untuk mencapai tujuan dari organisasi bisa berjalan secara efektif dan efisien.
  • Manajemen Logistik merupakan salah satu komponen penting dalam Supply Chain Management, yang dipakai untuk mewujudkan permintaan konsumen lewat perencanaan (planning), pelaksanaan (implementation), serta kontrol atas keefektifan dan keefisienan arus dan akumulasi barang. Ini termasuk juga pelayanan jasa dan informasi dari titik permulaan hingga titik tujuan. 
  • Manajemen Logistik dapat membantu perusahaan mengurangi biaya dan meningkatkan layanannya kepada para pelanggan. Tujuan dari Manajeman Logistik adalah memperoleh dan mendistribusikan bahan dan produk di tempat dan waktu yang tepat, dengan jumlah yang tepat dengan biaya seefisien mungkin. 
Dalam manajemen logistik, teknologi informasi menjadi salah satu bagian terpenting. Saat ini kemajuan teknologi memudahkan perusahaan untuk mendapatkan produk yang diinginkan kapan saja dan di mana saja, di seluruh pelosok dunia.

MASA DEPAN LOGISTIK INDONESIA

Lalu bagaimana perkiraan masa depan logistik di Indonesia? Manajemen logistik yang melibatkan proses pesanan, pergudangan, penanganan bahan atau produk, pengemasan dan transportasi ini, dianggap sebagai sektor yang sangat pesat perkembangannya di dunia bisnis sekarang. Pasalnya, tanpa adanya dukungan Manajemen Logistik yang baik, aktivitas produksi dan pemasaran akan sangat sulit dilaksanakan.

Dari data statistik market size industri logistik di Indonesia, peluang perkembangan bisnis logistik masih sangat tinggi. Namun di lapangan, Manajeman Logistik masih mengalami banyak kendala. Menghadapi kondisi ini, mengacu pada analisis Dr. Akhmad Yunani, S.E., M.T. Kepala Divisi Riset dan Pengembangan Supply Chain Indonesia, berpendapat bahwa perlu adanya perbaikan terhadap sektor logistik di Indonesia.

1. Perlu Adanya Regulasi yang Mengatur Logistik

Perusahaan swasta mengalami kesulitan untuk berkembang dengan banyaknya perusahaan BUMN yang memiliki anak perusahaan yang bergerak di bidang logistik. Sebagai contoh, nama besar seperti PT Pos Indonesia dengan anak perusahaan Pos Logistik dan Integrasi Logistik.
Dengan adanya regulasi yang jelas, tidak semua perusahaan BUMN bisa membuat anak perusahaan sesuka hati. Hal ini karena diperlukannya koordinasi dan sinkronisasi antar induk perusahaan dan anak perusahaan.

2. Perkembangan Sektor Logistik Membutuhkan Perlindungan Hukum yang Kuat

Perkembangan sektor logistik Indonesia memerlukan perlindungan hukum yang kuat. Dengan demikian, peraturan dan perundang-undangan dalam perspektif logistik, harus dipersiapkan sebagai arahan yang jelas bagi pembangunan logistik di masa depan.

Selain itu, perlu juga dilakukan perbandingan antara peraturan dan perundang-undangan dengan negara lain sesuai kebutuhan. Tujuannya agar penegakan hukum dan peraturan dapat dilaksanakan secara efektif.

3. Sektor Logistik Membutuhkan Sistem Distribusi yang Andal Menghadapi Tantangan Internasional 

Penawaran dan permintaan distribusi membutuhkan sistem yang andal karena ini adalah sebuah isu yang cukup krusial. Dengan adanya perdagangan bebas di ASEAN yang mengarah pada pasar yang lebih kompetitif, konsumen berharap bisa mendapatkan ketersediaan barang dan jasa yang meningkat dengan biaya yang lebih rendah. Oleh karenanya, Indonesia membutuhkan kinerja logistik yang lebih unggul.

4. Efektivitas Implementasi Perlu Dioptimalkan

Dilihat dari road map, pencapaian, implementasi, serta rencana tindakan yang dibutuhkan, ternyata hasilnya masih belum optimal. Masih perlu revisi, khususnya pada Sistem Logistik Nasional atau Sislognas, termasuk pencapaian target yang telah ditetapkan.

PENUTUP

Nah, itulah pembahasan tentang pengertian logistik dan masa depan logistik di Indonesia beserta solusi permasalahan yang dihadapi. Dalam hal ini, aspek koordinasi menjadi hal yang rumit tetapi sangat krusial.

Sistem logistik bersifat multisektoral, sehingga membutuhkan perencanaan yang lebih terintegrasi. Dengan demikian, diperlukan adanya perencanaan antarlembaga terkait, termasuk perusahaan BUMN.